Pencegahan pada cedera saraf tulang belakang

 

 

Cedera saraf tulang belakang merupakan trauma yang terjadi secara langsung di saraf tulang belakang bisa di sebutnya sebagai  kerusakan yang tidak langsung dan jaringan-jaringan lunak mempengaruhi pembuluh darah di bagian sumsum tulang belakang. Kerusakan sumsum tulang belakang akan menyebabkan hilangnya kemampuan kinerja pada tubuh, seperti kendali atas pergerakan juga  sensitif pada aktifitas untuk dapat merasakan perubahan suhu. Orang yang dapat merasakan cedera  saraf tulang belakang, adanya kerusakan sumsum tulang belakang hanya terjadi sebagian tulang tetapi kemungkinan hanya memar atau terjadinya robek di dalamnya.

Perbedaan terlihat ketika ada yang menyebutnya cedera punggung padahal yang benar cedera  saraf tulang belakang. Keadaan ini memang terkadang belum dapat terlihat tetapi terjadi karena saraf terjepit atau mungkin pecah pada kepingan bantalan yang melindungi tulang belakang. Apabila ada yang menyebut seseorang  tidak memiliki cedera dan apabila sumsum tulang belakangnya tidak ada bekas sama sekali nampaknya tulang akan mengalami kerusakan di bagian sumsum tulang belakang

READ  MENGENAL CARA MENGATASI HEAT STROKE

Penyebab terjadi pada tulang belakang, keping tulang belakang, atau saraf tulang belakang yakni bisa di katakan sebagai cedera saraf tulang belakang. Terhubungnya pada jaringan tubuh cedera saraf pada tulang dapat mengakibatkan kerusakan pada sebagian dan juga bisa  keseluruhan jaringan saraf. Semisal, cedera  punggung pada bagian bawah dapat membuat sel saraf dan fungsi tungkai, batang tubuh antara organ bagian dalam seperti kandung kemih, dan bagian seksual. Rusaknya saraf tulang bisa di duga karena trauma tulang belakang. Adapun penyebabnya, antara lain:

  1. Kecelakaan bisa menjadi penyebab yang paling sering terjadi
  2. Orang yang sudah lanjut usia, terutama yang berumur 65 tahun lebih akan memiliki risiko mengalami cedera saraf tulang belakang kemungkinan karena terjatuh. Olahraga atau aktifitas pada saat jalan-jalan seperti, menyelam di perairan dangkal, berkuda, ski, papan luncur.
  3. Tindak kekerasan. Cedera bisa terjadi pada luka tembak dan tusukan yang masih baru yang dapat melukai saraf tulang belakang.
READ  Jenis-Jenis Stroke dan Gejala yang Dialami Penderitanya

Keadaan ini umum terjadi setiap kali dapat diakibatkan dari kecelakaan dan adanya tindak kekerasan. Dapat di perkirakan kecelakaan dapat berakibat kerusakan pada sumsum tulang belakang, antara lain:

  1. Serangan kekerasan, adanya luka tembak yang bisa saja mengenai saraf sehingga mengakibatkan kerusakan pada bantalan tulang. Terjadinya sangat tidak terduga kejadian demi kejadian dapat mengakibatkan trauma bagian tulang belakang.
  2. Melompat dari air yang dasarannya dangkal memungkinkan terjadi benturan pada saat melompat tidak dianjurkan melakukan yang menyebabkan terjadinya benturan.
  3. Trauma dari kecelakaan lalu terjadi benturan area kepala, dada, kaki, bahkan punggung sekalipun. Pada banyaknya periode singkat yang menyebabkan beberapa benturan yang mengakibatkan trauma.
  4. Jatuh dari ketinggian dapat memberikan dampak buruk pada saraf juga tulang. Benturan berkali-kali yang dapat memberikan cedera saraf tulang belakang, bisa saja cedera kepala dan tulang belakang bagian punggung di saat sedang melakukan aktifitas.
  5. Kecelakaan listrik kemungkinan terpelintir cukup parah pada bagian misalnya perut atau sebaliknya di bagian punggung tubuh.
READ  Cedera Saraf Tulang Belakang, Begini pengobatannya

 

Referensi :

hellosehat.com

alodokter.com

halodoc.com

 

Referensi gambar:

phcneurosscience.com