Cedera Saraf Tulang Belakang, Begini pengobatannya

Tahukah anda bahwa cedera saraf tulang belakang merupakan salah satu jenis penyakit serius yang harus dan segera membutuhkan tindakan medis. Jika tidak, maka hal ini bisa saja mempengaruhi lama masa pemulihan dan menyebabkan komplikasi penyakit lainnya. Adapun pengobatan cedera saraf tulang belakang yang harus dilakukanpun akan semakin rumit apabila anda tidak melakukan pemulihan dalam waktu dekat.

Misalnya saja ketika anda mengalami kecelakaan yang mungkin dapat mencederai tulang belakang, maka orang yang mengalami kecelakaan ini harus segera dipasangkan penyangga leher sesuai denagn posisi leher yang cedera agar tidak terjadi pergerakan pada tulang belakang. Nah, dalam kondisi ini ada baiknya jika anda meminta ahli saraf untuk membantu anda. Jangan sampai anda bertindak sendiri, karena resikonya sangat berbahaya.

Hal ini dilakukan karena gerakan-gerakan yang terjadi pada tulang belakang saat cedera bisa membuat kondisi kesehatan anda semakin memburuk. Kemudian, pasien akan diletakkan pada penyangga khusus untuk dibawa ke rumah sakit. Selain mengeluhkan rasa sakit akibat nyeri pada leher, saat pasien tidak sepenuhnya sadar atau cedera neurologis, dalam posisi ini dokter harus segera melakukan tes darurat sebagai upaya pengobatan cedera saraf tulang belakang seperti :

  1. Melakukan pemeriksaan melalui X-ray
READ  BENARKAH HEAT STROKE ADALAH GANGGUAN KESEHATAN YANG BERBAHAYA?

Tes x-ray ini dilakukan pada pasien yang memiliki cedera tulang belakang setelah mendapatkan trauma. X-ray dapat menunjukkan masalah vertebral (kolum tulang belakang) apa saja, tumor, retak, ataupun perubahan degeneratif pada tulang belakang yang terkena cedera.

  1. Computerized tomography (CT) scan

CT scan ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kelainan yang anda alami dibandingkan dengan menggunakan X-ray. Pemindaian yang dilakukan dengan komputer ini berguna untuk membentuk serangkaian gambar penampang yang dapat menunjukkan kondisi tulang, kepingan, dan masalah lainnya.

  1. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

MRI menggunakan bidang magnet yang kuat dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar dari komputer. Tes ini sangat membantu untuk melihat kesehatan sumsum tulang belakang dan mengidentifikasi adanya kepingan hernia, bekuan darah, ataupun massa lainya yang bisa menekan sumsum tulang belakang.

READ  Berbagai Penyebab Stroke yang Perlu Diketahui dari Ringan sampai Parah

Hal penting lainnya yang harus dipahami adalah kerusakan dari saraf tulang belakang ini bersifat irreversible atau tidak dapat kembali seperti semula. Termasuk prostesis (bagian tubuh buatan) dan obat-obatan yang dapat mendukung regenerasi sel saraf atau meningkatkan fungsi saraf yang tersisa setelah cedera tulang belakang. Anda bisa menggunakan terapi bahan kimia dan genetik. Dimana keduanya ini merupakan kombinasi untuk memprogram ulang dan bahkan meregenerasi kerusakan syaraf.

Nah, beberapa saran yang biasanya diberikan oleh dokter sebagai upaya pengobatan cedera saraf tulang belakang adalah sebagai berikut :

  1. Pemberian obat

Suntikan methylprednisolone diberikan oleh dokter untuk menangani cedera pada saraf tulang belakang yang sudah akut. Namun, karena memiliki efek samping, jadi penggunaan obat ini harus dengan pengawasan penuh oleh dokter.

  1. Pembedahan
READ  Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Cedera Saraf Tulang Belakang

Pembedahan dilakukan dengan tujuan untuk membuang potongan-potongan tulang, benda asing, ataupun retakan pada tulang belakang yang ada di tubuh seseorang yang mengalami cedera akibat kecelakaan. Pembedahan juga sangat diperlukan untuk mencegah serta memperbaiki kelainan bentuk dan posisi tulang belakang.

Setelah kondisi pasien stabil, dokter akan menjalankan prosedur fisioterapi sebagai bentuk pengobatan cedera saraf tulang belakang yang berkelanjutan. Pasien akan diberikan arahan oleh dokter untuk melatih kekuatan otot dan mengembalikan kemampuan bergerak. Dokter juga akan memberikan obat untuk mengatasi rasa nyeri.

Sumber :

www.honestdocs.id