Cara Mengobati Stroke Ringan agar Fungsi Tubuh Kembali Normal

 

Stroke ringan atau transient Ischaemic Attack (TIA) adalah suatu kondisi stroke yang disebabkan serangan iskemik sesaat. Kondisinya mempunyai pengertian yang sama dengan stroke, yaitu adanya hambatan aliran darah ke otak. Stroke ringan ini juga terjadi karena endapan kolesterol yang mengandung lemak dan dikenal dengan istilah plak (aterosklerosi) pada arteri yang menghantarkan oksigen juga nutrisi ke otak. Cara mengobati stroke ringan ini tetap harus segera dilakukan dengan benar agar tidak menjadi parah dan fungsi tubuh segera normal kembali.

  1. Melakukan Perubahan Gaya Hidup

Dialaminya stroke ringan bisa menjadi sebuah peringatan untuk lebih menjaga kesehatan tubuh. Untuk itu, inilah saatnya mengubah gaya hidup yang lebih sehat sebagai cara mengobati stroke dengan tepat. Gaya hidup sehat untuk mengobati stroke ringan dan mencegah stroke berat harus dilakukan demi menurunkan risiko stroke di kemudian hari.

Pertama-tama, Anda harus mengonsumsi makanan sehat yaitu makanan yang rendah garam, rendah lemak, dan kaya serat. Makanan yang memenuhi semua kriteria tersebut adalah sayuran dan buah-buahan segar. Cara berikutnya untuk hidup seat adalah rutin berolahraga. Sebagian besar olahraga yang disarankan adalah olahraga aerobik, di antaranya bersepeda atau berjalan cepat setidaknya selama 150 menit setiap minggunya.

READ  Beberapa Faktor Yang Menyebabkan Cedera Saraf Tulang Belakang

Langkah hidup sehat berikutnya adalah menghindari zat yang berbahaya, di antaranya merokok dan mengonsumsi alkohol. Kedua kebiasaan buruk ini bisa memicu ketegangan pembuluh darah dan zat yang terkandung di dalamnya bisa memperburuk kondisi tubuh.

Mengendalikan kadar gula dalam darah juga perlu dilakukan sebagai cara mengobati stroke, terutama bagi penyandang diabetes. Tidur nyenyak juga sangat penting untuk menjaga stabilitas sistem imun dan sistem metabolisme tubuh agar tidak mudah terserang penyakit atau mengalami komplikasi.

  1. Mengobati Stroke Secara Medis

Obat stroke ringan juga perlu dikonsumsi untuk membantu mengurangi kemungkinan terkena serangan stroke atau TIA berulang. Obat stroke ringan yang diresepkan dokter meliputi antiplatelet, antihipertensi, antikoagulan, dan statin.

Obat antiplatelet ini berfungsi mengurangi kemampuan trombosit untuk tetap menyatu serta membentuk bekuan. Hal ini dikarenakan stroke ringan yang disebabkan adanya gumpalan darah dan menjadikan obat antiplatelet sangat diperlukan. Obat antihipertensi sangat mampu mencegah hipertensi yang menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya stroke ringan. Dengan demikian, tekanan darah bisa stabil dalam kondisi normal.

READ  BENARKAH HEAT STROKE ADALAH GANGGUAN KESEHATAN YANG BERBAHAYA?

Cara mengobati stroke berikutnya juga memerlukan obat antikoagulan. Obat ini berfungsi mencegah pembekuan darah dengan cara mengubah komposisi kimia pada darah. Obat pengencer darah ini umumnya direkomendasikan untuk penderita stroke ringan yang disebabkan adanya bekuan darah yang asalnya dari jantung. Terakhir adalah statin yang diperlukan untuk menurunkan kolesterol tinggi.

  1. Operasi atau Pembedahan

Cara mengobati stroke berikutnya adalah melakukan tindakan operasi atau bedah. Dalam beberapa kasus, terdapat prosedur operasi yang disebut endarterektomi karotis dan direkomendasikan untuk pengobatan stroke ringan.

Endarterektomi karotis ini merupakan operasi untuk menghilangkan penyumbatan di dalam arteri karotis yang mengantarkan darah menuju ke otak. Saat timbunan lemak ini terbentuk dalam arteri karotis, maka membuat arteri ini mengeras dan sempit, sehingga sulit bagi darah untuk mengalir melaluinya.

  1. Melakukan Terapi
READ  Inilah Gejala Cedera Saraf Tulang Belakang Yang Wajib Diketahui

Setelah menjalankan pengobatan, baik melalui prosedur pengobatan, maupun melalui tindakan bedah, tetap diperlukan terapi bagi penderita stroke ringan. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kemampuan tubuh dalam menjalankan fungsinya agar bisa kembali normal dan optimal. Koordinasi gerak juga akan kembali normal tanpa ada masalah jika melakukan terapi, mengingat pasti terdapat bagian tubuh yang fungsinya menurun karena serangan stroke ringan.

Berbagai rangkaian cara mengobati stroke di atas sangat perlu diketahui dan diterapkan. Hal ini sangat penting demi mencegah terjadinya hal lain yang tidak diinginkan yaitu semakin parahnya stroke yang dialami. Untuk itu, segeralah periksakan kondisi kesehatan ke dokter jika mengalami gejala stroke ringan.

 

Sumber artikel:

www.alodokter.com

www.honestdocs.id

stroke.atavist.com